Selain ketiga perusahaan besar tadi, turut bergabung pula Volvo dan Lyft ke dalam koalisi tersebut. Dilaporkan Reuters, mereka akan bekerja dengan pembuat undang-undang, regulator, serta masyarakat untuk segera mewujudkan mobil otonom ke publik.
Mantan pejabat dari Badan Keselamatan Lalu Lintas Nasional (NHTSA) Amerika Serikat, David Dtrickland mengatakan, koalisi dari perusahaan besar itu untuk memperjelas aturan dan regulasi mobil otonom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat langkah dari koalisi tersebut, pihak NHTSA belum memberikan tanggapannya. NHTSA sendiri menargetkan dapat merilis panduan untuk negara, pembuat kebijakan, dan perusahaan terkait sistem mengemudi otonom pada Juli 2016. (nkn/rgr)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik