Fenomena pemalsuan ini pun berlaku untuk pelumas yang ada di Indonesia. Lalu apa pendapat Pertamina yang juga menawarkan berbagai pelumas ya?
"Oli palsu, sebetulnya kalau ngomong palsu di dunia. Saat kita laku maka ada saja palsunya. Cuma kita ada beberapa tips agar tidak tertipu. Seperti melihat nomor seri pada tutupnya dan nomor di leher botol ini harus sama, fontnya pun sama dan sejajar," kata Brand PCO and Specialties Manager, Retail Marketing PT Pertamina Lubricants, Eko Ricky Susanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu strategi apa yang bakal diterapkan pelumas Pertamina untuk lebih menguasai pasar di Indonesia ya?
"Pelumas hampir semuanya sama, cuma kita selalu berusaha untuk yang terbaik untuk Indonesia. Makanya kita selalu bekerja sama dengan pihak luar negeri seperti Lamborghini atau ikut mendukung Rio Haryanto," katanya.
"Semenjak kita bekerja sama Rio, kita langsung lebih dikenal (di luar negeri). Awalnya saat kita menaruh Pertamina di Lamborghini orang banyak yang tidak tahu. Saat ada Rio, banyak orang yang mengetahuinya dan bertanya, ini Pertamina ini sama dengan yang di Lamborghini ya? Sekarang otomotif di Eropa maupun di Amerika Serikat sudah aware terhadap kita," tambahnya. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk