Menurut prediksiWakil Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto, saat dikonfirmasi detikOto, pasar low MPV diyakini bakal tetap besar.
"Low MPV, akan masih besar (market-nya). Karena segmen ini masih akan dibutuhkan untuk di kota-kota besar dan pedesaan, kebutuhan ini bisa dijawab oleh kendaraan low MPV," kata Henry.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Low MPV masih akan paling besar (menguasai pasar). Marketnya sama seperti ini (seperti sekarang), mungkin ada penurunan atau koreksi sedikit. Namun bisa saja untuk MPV-nya, setelah ada kategori baru Sienta, segmen MPV akan bertambah," katanya.
Memang jika melihat performa yang ada, Low MPV tidak kehilangan daya tarik dimata konsumen. Bahkan bisa dikatakan Low MPV masih menjadi pemain utama yang meningkatkan penjualan kendaraan di Indonesia.
Menurut data Gaikindo, angka angka penjualan ritel low MPV pada Januari-Februari lalu mencapai 44.063 unit. Sehingga tetap mendominasi pasar dengan berkontribusi sebesar 33,60 persen dari penjualan mobil penumpang.
Besar kemungkinan segmen Low MPV ini masih seksi, berkat efisiensi bahan bakar dan kapasitas penumpangnya, dan harga yang relatif terjangkau. Sehingga wajar jika segmen ini disinyalir masih akan tetap digemari, dan masih terus menghidupi nasib pekerja di berbagai pabrik otomotif di Indonesia.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil