Dilansir dari laman resmi Honda, Jumat (25/3/2016), alat tersebut merupakan proyek kerjasama antara Honda dengan Hitachi. Tujuannya untuk mencegah maupun menghentikan pengemudi mobil yang mabuk sebagai wujud keselamatan berkendara.
Detektor alkohol tersebut dapat dibawa kemana saja atau portable dan berbentuk seperti handphone. Selain itu, detektor buatan Honda dan Hitachi juga dilengkapi sensor yang dapat mendeteksi dan mengukur kadar alkohol penggunanya. Dalam waktu tiga detik saja, kadar alkohol sudah dapat terdeteksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alat detektor alkohol sendiri telah banyak digunakan di beberapa negara. Seperti di Jepang, untuk melihat kadar alkohol pengemudi dilakukan oleh operator transportasi dengan menggunakan alcohol detector. Alat itu digunakan bagi pengemudi profesional sebelum mereka melakukan pekerjaan.
Badan Keselamatan Berlalu Lintas Amerika Serikat (NHTSA) juga melakukan hal serupa. Mereka telah meluncurkan teknologi interlock yang dapat menghubungkan detektor alkohol pada mesin kendaraan.
(nkn/nkn)










































