Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia, Astrid Ariani Wijaya menyebut, pihaknya belum berniat membangun pabrik di Indonesia untuk saat ini. Mazda masih menunggu perkembangan pasar dan juga menunggu regulasi yang lebih bersahabat.
"Saat ini belum. Kami enggak mau buka pabrik terus tutup. Jadi mendingan sambil menunggu semua regulasi, sambil menunggu pengembangan market," kata Astrid di Bandung, Jawa Barat akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini memang intinya opsi itu belum ada untuk Mazda. Kecuali kalau tiba-tiba faktor regulasi dari pemerintah untuk investasi benar-benar sangat menarik, mungkin mempertimbangkannya. Otomatis manufacturing lain mempertimbangkan itu juga ya," katanya.
Mazda masih melihat bahwa mendatangkan mobil dari negara tetangga sudah cukup memenuhi permintaan konsumen di Indonesia.
"Saat ini kami melihat bahwa dengan adanya pabrik di Thailand, di Jepang dan dengan regulasi yang saat ini ada ya kami masih bisa berjualan dengan skema saat ini," ujarAstrid.










































