Dilansir Forbes, Senin (14/3/2016), uji coba dilakukan di Michigan, Amerika Serikat. Namun untuk saat ini, uji coba tidak dilakukan dilakukan di jalan umum. Hal itu melihat faktor keselamatan dari para teknisi dan masyarakat yang menggunakan jalan umum. Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Angkatan Darat AS, Douglas Halleaux.
"Kami sangat sensitif untuk keselamatan dari teknisi kami dan masyarakat di jalan," kata Douglas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ujicoba pada truk juga dilakukan untuk melihat infrastruktur melalui jaringan radio. Hal itu untuk melihat batas kecepatan yang digunakan pada truk serta perpindahan jalur.
Direktur Army's Tank Automotive Research, Development and Engineering Center, Paul Rogers mengatakan pengembangan truk otonom untuk militer angkatan darat AS bertujuan agar para tentara bisa melakukan pekerjaan lain.
"Konvoi dari jajaran truk otonom saat ini membutuhkan sedikitnya dua personil di tiap kendaraan. Truk otonom dapat meningkatkan misi lebih aman dan menjaga para tentara perang kami dari resiko yang tidak diinginkan," kata Paul.
Sementara itu, untuk regulasi ataupun kebijakan pemerintah Amerika Serikat untuk kendaraan dengan teknologi otonom masih digodok hingga saat ini. (nkn/rgr)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk