"Kelamaan (kalau target dua tahun Suzuki menjadi market leader di Bali). Harus lebih cepat dong. Lebih agresif. Menurut saya bisa lebih cepat dari dua tahun," kata 4W Deputy Managing Director PT SIS, Davy J Tuilan saat ditemui di Jimbaran, Bali, Rabu (24/2/2016) malam.
Davy percaya, Suzuki bisa mengungguli Toyota di Bali lebih cepat. Sebab, pada tahun 2011 saja Suzuki bisa menjadi pemimpin pasar sebelum adanya Suzuki Ertiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi, kata Davy, jika tim Suzuki di Bali bisa bersinergi, maka target menjadi nomor satu di Pulau Dewata bisa lebih cepat. "Saya yakin kalau misalnya tim di Bali bisa betul-betul sinergi, saling mendukung, motivasi, sebelum dua tahun bisa (menjadi pemimpin pasar)," katanya.
Seperti diberitakan detikOto sebelumnya, pada 2011 dan 2012 lalu, Suzuki sempat menjadi nomor satu di Bali dari sisi penjualan. Merek mobil dari Jepang ini bertekad mengulang kejayaan dua tahun itu pada 2018 mendatang.
"Rasanya tahun ini masih belum mungkin (menjadi market leader di Bali). Mungkin 2017 atau 2018 kita usahakan rebut lagi," ujar Kepala Wilayah PT Sejahtera Indobali Trada sebagai distributor resmi mobil Suzuki, Fie An. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM