MPV Buatannya Berjaya di China, Wuling Pede Bakal Moncer di Indonesia

Laporan dari China

MPV Buatannya Berjaya di China, Wuling Pede Bakal Moncer di Indonesia

Arif Arianto - detikOto
Kamis, 18 Feb 2016 12:15 WIB
MPV Buatannya Berjaya di China, Wuling Pede Bakal Moncer di Indonesia
Foto: Arif Arianto
Liuzhio - Perusahaan patungan antara SAIC, General Motors, dan Wuling (SGMW)telah memproduksi beberapa varian mobil seperti MPV, SUV, dan sedan. Namun, dari semua model itu, varian MPV paling moncer dengan menguasai 50 persen lebih di segmennya.

"Di seluruh China, MPV Wuling bisa dibilang menguasai segmen pasarnya, lebih dari 40 persen," tutur Network Development Director SGMW (Wuling) Indonesia, Nathan Sun, di Liuzhio, Kamis (18/2/2015).

Menurutnya, merek Wuling, cukup disegani. Sepanjang 2009, mobil buatan merek ini terjual 1 juta unit di seluruh pelosok Negeri Tirai Bambu. Bahkan, pada 2015, penjualan telah mencapai 2 juta unit di negeri itu. Jumlah penjualan sebanyak itu sekaligus mengantarkan SGMW sebagai merek terlaris kedua setelah VW Group.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari jumlah itu, 50 persennya adalah MPV," kata Nathan.

Sementara itu, Marketing and Brand Director SGMW (Wuling) Indonesia, Jason Ding, mengatakan, sebagai pabrikan yang berdiri pada 1985, nama Wuling langsung melejit di China, terutama setelah melakukan kongsi.

Kini pabrikan itu, 50,1 persen dimiliki SAIC, 44 persen dipegang General Motors, dan sisanya dipegang Ghuangxi Automobile.

"Tahun 2010, majalah Forbes menyebut produk Wuling sebagai The Most Important Car on Earth," kata dia.

Baca juga: 50 Mobil Termahal di Indonesia

Menambahi pernyataan Nathan, Jason mengatakan, MPV Wuling yang berukuran kompak berada di urutan pertama di kelasnya. Sedangkan yang berukuran lebih besar, yakni tujuh penumpang menempati urutan kedua di kelasnya.

"Tetapi secara total, gabungan keduanya menggenggam 47 persen lebih di segmen MPV China," kata dia.

Baik Jason maupun Nathan meyakini, dengan bekal prestasi di negeri asalnya itu, serta ditunjang penyesuaian produk dengan selera konsumen, MPV Wuling bakal laku di Indonesia.

"Terlebih kami juga akan terus mengembangkan jaringan penjualan dan layanan purna jual, serta berusaha menyediakan kemudahan pembiayaannya," kata Jason.

Langkah untuk menyediakan lembaga pembiayaan dengan kemudahan prosesnya, itu dilakukan karena Wuling melihat fakta bahwa sebagian besar pembelian kendaraan bermotor di Indonesia -termasuk mobil- dilakukan secara kredit.

"Sekitar 70 persen (pembelian) dilakukan secara kredit. Sehingga, dengan kemudahan dari aspek pembiayaan ini akan menunjang, karena kami juga menawarkan kualitas yang bagus," imbuh Jason.

Sanggup kah Wuling bersaing dengan mobil MPV Jepang di Indonesia?

Video Mobil Terlaris di Indonesia

(arf/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads