Padahal di Jepang sana Mitsubishi sudah membocorkan akan melahirkan 14 model terbaru.
"Untuk MPV terbaru (model terbaru-Red), saya belum tahu. Tapi yang saya tahu, pabrik kami masih dalam progres dan akan mulai produksi Small MPV," kata Operating GM MMC Marketing Div. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Irwan Kuncoro, di Palembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya dalam pemberitaan detikOto, Mitsubishi mengumumkan line up mobil mereka hingga 2020 mendatang.
Mitsubishi akan tetap memproduksi SUV Pajero, namun dengan bulat Mitsubishi memutuskan menghentikan pengembangan mobil Lancer generasi berikutnya yang disebut Galant Fortis di Jepang.
"Sumber pengembangan kami terbatas, dan penting bagi kami untuk melangkah maju ke depan menuju distribusi yang paling pas dari sumber pengembangan kami melalui pemilihan dan berkonsentrasi pada produk-produk yang berkualitas tinggi. Kami akan memprioritaskan pengembangan mobil kecil dan SUV berukuran sedang, serta kendaaan listrik yang mana permintaannya terus tumbuh," ujar Presiden Mitsubishi Tetsuro Aikawa dalam pernyataan di depan wartawan di markas Mitsubishi di Tokyo, beberapa hari lalu.
Mitsubishi akan merilis 14 model baru dari 2017-2020, produk-produk yang diandalkan seperti diungkapkan Aikawa tadi adalah mobil kecil dan mobil ramah lingkungan seperti mobil Plug in hybrid.
Di sisi lain, dia mengatakan. "Kami akan terus memproduksi dan menjual Pajero sambil melakukan penyegaran pada model yang sekarang," ujarnya.
"Pajero adalah merek global yang sudah dikenal sebagai model teratas Mitsubishi. Jika kami memutuskan untuk mengintensifkan konsumsi BBM dan mematuhi aturan CO2 di negara maju, mengembangkan Pajero dengan hanya memperpanjang model yang saat ini pasti tidak akan berhasil di pasar tersebut. Dari krisis itu, kami ingin melihat teknologi baru, berhubung kami baru saja merilis Pajero Sport, kami ingin menimbang pengembangan Pajero sambil melihat tren di pasar," tambahnya.
Aikawa melihat penjualan mobil ada pergerakan menuju pasar SUV, jadi Mitsubishi memutuskan untuk menghentikan pengembangan Lancer karena pasar sedan terus menurun.
"Namun kami tetap memutuskan untuk terus menyuplai Lancer di Taiwan dengan kerja sama kami dengan China Motor Corporation," ujarnya. (lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!