"BicaraΒ pasar yang lesu, saya melihatnya ada di beberapa wilayah. Artinya,Β secara global ada titik-titik dimana pertumbuhan (pasar) juga melemah. Fenomena seperti itu wajar saja," tutur Vice President GMIO Sales, Marketing and Aftersales, GM International, Michael Devereux, saat ditemui usai pengenalan kantor baru GM Indonesia di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, perkiraan sejumlah lembaga menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal naik pada tahun ini. Selain itu, potensi ekonomi Indonesia juga sangat besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan melihat potensi itulah, lanjut Devereux, GM juga terus memacu pertumbuhan dengan menekankan pondasi bisnis yang kuat di Indonesia. Caranya dengan meningkatkan layanan penjualan dan purna jual.
"Kami tidak semata-mata melihat dari sisi penjualan saja. Dengan memberikan pengalaman berkendara dan layanan purna jual yang berkelas dunia kepada pelanggan kami adalah bagian dari membangun pondasi yang kuat itu," ucapnya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Noegardjito kepada detikOto beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya memperkirakan penjualan tahun ini bakal naik 5 persen dibanding tahun lalu. Optimisme itu dilandasi keyakinan terhadap geliat perekonomian nasional yang diperkirakan tumbuh 5-5,1 persen.
Sepanjang 2015 lalu penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih di Indonesia menurun sekitar 16 persen dibanding tahun seberlumnya. (arf/lth)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!
Cuma Menepi Lihat Maps, Preman Tanah Abang Palak Mobil 'Pelat Luar' Rp 300 Ribu