Perusahaan kerjasama antara SAIC,General Motors, dan Wuling (SGMW) akan memproduksi dan memasarkan Multi Purpose Vehicle (MPV) di Indonesia mulai 2017 mendatang. Mobil tersebut rencananya akan menggunakan nama lokal Indonesia sehingga lebih mudah diingat dan diterima konsumen di Indonesia.
βRencananya seperti itu, karena ini merupakan mobil yang dirancang untuk Indonesia dan diproduksi di sini,β tutur Vice President Sales and Marketing PT SGMW Indonesia, Yang Jie, saat ditemui di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, pemakaian nama lokal Indonesia bukan sekadar strategi pemasaran belaka. Namun, kata dia, pemakaian nama tersebut untuk membuktikan bahwa kendaraan tersebut benar-benar menjadi bagian dari masyarakat Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil itu diperkirakan mengusung mesin berkapasitas 1.500 cc dengan kapasitas tujuh penumpang. Basis platform yang digunakan adalah MPV yang telah dibuat pabrikan tersebut, namun disesuaikan kondisi Indonesia.
Pabrik SGMW berada di Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat dan mulai dibangun Agustus tahun lalu. Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 60 hektar itu memiliki kapasitas produksi 150.000 kendaraan saban tahunnya.
Yang menyebut pihaknya telah menggandeng 20 perusahaan komponen lokal Indonesia untuk memasok komponen yang dibutuhkan dalam pembuatan MPV tersebut. Selain itu, pabrikan ini juga membawa 15 pemasok komponen ternama sebagai strategi kebijakan lokalisasi kandungan atau komponen pada mobil yang dibuatnya.
SGMW Motor Indonesia adalah perusahaan patungan antara SAIC yang merupakan pabrikan otomotif kondang di China, dengan General Motors dan Guangxi Automobile Group (Wuling). Porsi saham masing-masing adalah 50,1 persen, 44 persen, serta 5,9 persen.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer