"Permintaan saya perkirakan masih akan terus melaju pada tahun ini. Kenapa? Karena sepanjang tahun kemarin, ternyata pemrmintaan melebihi ekpektasi, yang kami perkirakan hanya 600 unit saja. Sementara permintaan lebih dari sekitar 660 unit," papar General Manager Lexus Indonesia Adrian Tirtadjaja, kepada detikOto.
Menurut Adrian, banyak diantara pemesan yang sampai saat ini belum bisa terpenuhi karena suplai dari Lexus di Jepang juga terbatas. "Selain faktor daya beli yang tetap tinggi, model baru SUV yaitu NX dan RX sangat diminati," kata Adrian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, Noegardjito kepada detikOto mengatakan hal senada. Dia menyebut dalam rumusan perkiraan pertumbuhan pasar otomotif disebutkan, setiap terjadi kenaikan pertumbuhan ekonomi 1,5 persen akan terjadi kenaikan penjualan di sektor otomotif sebesar 1 persen.
"Memang kalau segmen mewah itu porsinya masih kecil ya. Tapi pertumbuhannya terus ada. Kalau perkiraaan untuk pasar mobil secara keseluruhan sampai saat ini kami perkirakan di 2016 ini naik 5 persen, atau sebanyak 1,05 juta unit," ucapnya.
Optimisme akan terjadinya pertumbuhan di segmen mobil mewah juga diakui oleh salah seorang eksekutif distributor mobil mewah asal Jerman. "Tahun kemarin, meski PPnBM semakin tinggi, tapi minat segmen atas ini tidak surut. Penjualan masih oke. Meskipun currency khususnya dolar naik, juga tidak terlalu berpengaruh. Tahun ini adalah kenaikan pertumbuhan," kata dia saat dihubungi. (arf/ddn)










































