Seperti dilaporkan Daily Mail, Rabu (30/12/2015), BMW akan memperkenalkan teknologi itu di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2016 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat, 6-9 Januari mendatang. Teknologi itu, kabarnya, akan dipasang di varian anyar BMW yakni konsep mobil hybrid BMW i8 Spyder.
Pabrikan asal Jerman itu mengatakan, AirTouch dengan pengoperasian yang hanya dengan lambaian atau tak perlu menyentuh layar, memudahkan pengemudi saat memberi perintah ke mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pabrikan itu juga menegaskan, teknologi itu mampu memahami tahapan-tahapan seleksi maupun kontrol yang diperlukan sekaligus menampilkannya seperti keinginan orang yang mengoperasikannya dengan tepat. Walhasil, pengemudi yang menggunakan peranti itu bisa tetap fokus ke kondisi jalan saat mengemudi.
Secara teknologi, dasar dari AirTouch tak jauh berbeda dengan fitur sebelumnya yakni teknologi gesture layar sentuh seperti yang telah dipasang di sedan BMW Seri 7 generasi terbaru. Bedanya – karena hanya menggunakan lambaian tangan – fitur anyar itu menggunakan sensor yang diletakan persis di beberapa bagian mobil yakni di atas dashboard dan seluruh bagian interior lainnya.
Namun, BMW juga memberikan batas-batas demi keamanan dan kenyamanan saat berkendara. Artinya tidak semua gerakan tangan bisa diartikan sebagai perintah, ada tata cara yang harus dipenuhi. Sehingga, pengoperasian fitur di kendaraan tetap seperti yang diinginkan oleh pengguna mobil. (arf/rgr)










































