Merek mewah milik Grup Volkswagen (VW) akan memperketat pengeluaran sepanjang 2016 nanti, termasuk menunda pembangunan terowongan angin di Jerman. Kebijakan itu ditempuh Grup VW untuk melakukan penghematan menyusul terkuaknya kecurangan uji emisi yang dilakukannya.
Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (29/12/2015), sebelumnya Audi berniat akan menginvestasikan 3 miliar euro atau sekitar Rp 44,85 triliun pada 2016 mendatang. Pabrikan ini selama Januari hingga November telah membukukan laba operasi yang lebih tinggi dibanding Grup VW.
Bahkan, dalam rencana jangka panjang yang telah disusun, Audi telah mengalokasikan 17 miliar euro atau sekitar Rp 254,15 triliun untuk investasi sepanjang 2015 β 2019. "Dengan investasi itu kami inmgin meningkatkan posisi dan citra merek yang kuat. Namun pada saat yang sama, kami harus memenuhi lingkup anggaran melalui optimalisasi biaya," papar Kepala Keuangan Audi, Axel Strotbek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Audi menyatakan tidak akan menggelontorkan investasi yang justru mengorbankan pertumbuhan di masa mendatang. "Oleh karena itu, dewan manajemen telah memutuskan untuk menunda pembangunan terowongan angin baru, hingga satu tahun," ujarStrotbek.
Hanya, Audi tidak bersedia mengomentari kabar tentang rencana investasi setelah 2016. (arf/rgr)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi