Salah satu risiko terburuk yang ditimbulkan dari kebocoran mesin yaitu munculnya api. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin Si Kuda Jingkrak tersebut bakal berakhir menjadi abu.
Dilansir Reuters, Departemen Transportasi Amerika Serikat menyatakan, penarikan dimulai sejak 14 Desember lalu pada 185 unit yang terindikasi kerusakan. Pihak Ferrari akan memperbaiki mobil yang terindikasi kerusakan tersebut tanpa memungut biaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil yang harganya diperkirakan mencapai US$231,606 atau sekitar Rp 3,1 miliar itu dikabarkan juga bakal diberhentikan penjualannya. Diler Ferrari di Beverly Hills hingga Philadelphia telah menerima informasi soal penghentian penjualan California T tersebut sejak 23 November 2015. (nkn/rgr)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau