Toyota: Penjualan Tahun Depan Masih Lemah

Toyota: Penjualan Tahun Depan Masih Lemah

Niken Purnamasari - detikOto
Selasa, 22 Des 2015 10:34 WIB
Toyota: Penjualan Tahun Depan Masih Lemah
Model berpose dengan Toyota Avanza (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Tahun 2015 menjadi tahun yang kurang menyenangkan bagi pelaku industri otomotif di Indonesia. Menguatnya dolar terhadap rupiah serta lesunya perekonomian di Indonesia menjadi salah satu penyebab turunnya angka penjualan mobil. Hal tersebut juga diakui oleh Toyota.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) beberapa kali merevisi target penjualan melihat kondisi perekonomian yang tidak stabil. Semula Gaikindo menargetkan angka penjualan sebesar 1,2 juta unit, kemudian direvisi menjadi 1,1 juta unit, dan terakhir angka tersebut kembali diturunkan hingga 950 ribu unit hingga Desember 2015.

Data penjualan menunjukkan dari Januari hingga November 2015, penjualan mobil tercatat 940.317 unit. Angka tersebut jauh berbeda pada tahun lalu di periode yang sama yakni 1.208.019 unit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjualan Toyota sebagai pemimpin pasar di Indonesia juga menurun di tahun ini. Hingga November 2015, Toyota telah menjual 290 ribu unit dan diperkirakan hingga akhir tahun tidak lebih dari 324 ribu unit. Dengan pangsa pasar per November sekitar 31,6 persen.

Padahal tahun lalu, Toyota sukses mencatat angka penjualan 400 ribu unit. Angka tersebut diakui oleh Wakil Presiden PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto menurun sebanyak 20%. Untuk tahun depan, Henry berharap penjualan mobil di Indonesia dapat mencapai 1.050.000 unit atau sama dengan tahun ini melihat kondisi perekonomian yang belum stabil.

"Persaingan memang semakin kompetitif selain itu memang krisis ekonomi menurunkan daya beli masyarakat. Tapi fokus kita sekarang yaitu mengeluarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Untuk tahun depan prediksi penjualan sama seperti tahun ini atau paling tidak maksimal 1.050.000 ," kata Henry di Jakarta, Senin (21/12/2015) malam.

(nkn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads