Dilansir CNBC, Selasa (15/12/2015), mobil milik juara lima kali Formula 1 itu merupakan buatan khusus dari Ferrari. T
ercatat hanya empat Ferrari 290 MM yang dibuat oleh Si Kuda Jingkrak itu yang membuatnya menjadi spesial. Ferrari 290 MM dilengkapi dengan mesin berkapasitas 3.490 cc SOHC V-12 yang mampu menghasilkan tenaga 320 bhp.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangkaian sejarah yang mengiringi perjalanan Ferrari 290 MM turut menambah nilai yang membuat mobil tersebut berharga.
Salah satunya, tunggangan Fangio itu pernah masuk menjadi foto esai di majalah Life oleh fotografer Thomas McAvoy. Majalah tersebut adalah salah satu majalah yang berpengaruh di Amerika Serikat yang membuat popularitas Ferrari 290 MM kian tersebar.
Mobil merah dengan hidung berwarna biru itu mengikuti berbagai balapan klasik. Tahun 1957, Eugenio Castellottu, Luigi Musso dan Masten Gregory mengendarai mobil untuk menjuarai Buenos Aires 1000 KM.
RM Sotheby's menuturkan mobil sempat dibeli oleh Temple Buell yang terus menggunakan mobil untuk balapan dengan pebalap Jo Bonnier dan Gregory.
Mobil kemudian menjadi koleksi Pierre Bardinon selama 34 tahun, sebelum akhirnya dijual ke pemilik sekarang yang hanya diidentifikasikan sebagai kolektor Eropa.
Selain Ferrari 290 MM, dalam lelang Sotheby Porsche 356C Cabriolet juga mencuri perhatian peserta lelang dengan laku terjual $1,76 juta atau Rp 24,7 miliar. Porsche buatan tahun 1964 itu dicat dengan kreasi Janis Joplin.
(nkn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi