Bos Hyundai Perkirakan Pertumbuhan Industri Otomotif Masih Melambat

Bos Hyundai Perkirakan Pertumbuhan Industri Otomotif Masih Melambat

Niken Purnamasari - detikOto
Rabu, 16 Des 2015 09:02 WIB
Bos Hyundai Perkirakan Pertumbuhan Industri Otomotif Masih Melambat
dok>Reuters
Seoul - Lesunya perekonomian dunia, akan menjadi tantangan bagi Hyundai Motor. Chief Executice Officer pabrikan itu, Chung Mong-koo memperkirakan pertumbuhan industri otomotif pada 2016 akan lesu.

Seperti dilaporkan Channel News Asia, Rabu (16/12/2015), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengumumkan bahwa pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun ini diproyeksikan menurun sebesar 2,4 persen. Menurunnya harga komoditas, fluktuasi pasar, serta lambannya pertumbuhan pasar di negara berkembang adalah diantara beberapa penyebabnya.

Perlambatan ekonomi yang terjadi di Cina juga turut mempengaruhi ekonomi dunia, mengingat Cina adalah kekuatan ekonomi global terbesar ke-2 dunia. Nilai indeks saham Cina di pasar bursa terus melorot yang berdampak pada perekonomian dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat hal itu, Chung Mong-koo memperkirakan perekonomian masih akan melambar pada tahun depan. Hal itu juga akan berdampak pada industri otomotif.

"Mempertimbangkan banyak indikator, pasar otomotif tahun depan tidak akan cerah," ujar Chung Mong-koo.

Pelemahan ekonomi global, juga berdampak pada industri otomotif di Indonesia. Pada tahun ini, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) beberapa kali merevisi target penjualan akibat situasi ekonomi di Indonesia yang melemah.

Semula target penjualan tahun ini adalah 1,2 juta unit, kemudian direvisi menjadi 950 ribu hingga 1 juta unit. Fakta menunjukan, penjualan mobil pada periode Januari-September lalu tercatat 760.017 unit. Padahal pada periode sama tahun 2014, penjualan mobil sebesar 896.724 unit.

(nkn/arf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads