Pengguna Pertalite Makin Nambah, Antrean Jadi Lebih Panjang

Pengguna Pertalite Makin Nambah, Antrean Jadi Lebih Panjang

Ignacio Geordi Oswaldo - detikOto
Selasa, 13 Okt 2026 08:14 WIB
PT Pertamina (Persero) sudah siap untuk menjual produk bensin terbarunya yakni Pertalite. Bensin RON 90 ini akan dijual pertamakali di SPBU Coco, Abdul Muis, Jakarta pada Jumat (24/7/2015) mendatang. Petugas beraktivitas di SPBU Coco, Abdul Muis, Jak
Ilustrasi BBM Pertalite. Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta -

Antrean kendaraan mengular di beberapa SPBU di Bondowoso. Salah satu penyebab antrean mengular itu karena ada peralihan dari konsumsi BBM nonsubsidi ke Pertalite.

Konsumsi Pertalite mengalami peningkatan. Kenaikan konsumsi Pertalite itu membuat antrean di sejumlah SPBU Bondowoso sampai mengular. Dikutip detikFinance, konsumsi Pertalite naik 16-20 persen dibandingkan kondisi normal. Peningkatan tersebut tak lepas dari adanya peralihan penggunaan BBM nonsubsidi ke BBM subsidi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT Pertamina Patra Niaga terus memantau perkembangan kebutuhan BBM seiring dengan peningkatan kebutuhan masyarakat. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengungkap pihaknya selalu melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

"Kami memastikan setiap dinamika di lapangan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan yang tepat, dengan tetap mengedepankan keandalan layanan dan kepentingan masyarakat," jelas Kitty dalam keterangan resminya.

ADVERTISEMENT

Selain peralihan konsumsi, antrean mengular itu dipicu kepadatan lalu lintas di jalur Ketapang-Banyuwangi seiring pekerjaan perbaikan dermaga turut menjadi tantangan dalam menjaga ketepatan waktu pengiriman BBM.

Untuk mendukung kelancaran pasokan di Bondowoso dan wilayah sekitarnya, perusahaan melakukan penyesuaian suplai dengan memprioritaskan SPBU yang mengalami peningkatan kebutuhan, mengoptimalkan alternatif pemenuhan pasokan dari terminal terkait, serta memastikan kesiapan dan mobilisasi armada mobil tangki.

"Koordinasi dengan Integrated Terminal (IT) Tanjungwangi dan IT Surabaya juga diperkuat untuk mendukung kelancaran pengiriman BBM," ujar Kitty.

Selain menjaga ketersediaan pasokan, Pertamina Patra Niaga memperkuat pengawasan penyaluran BBM di lembaga penyalur, termasuk melalui penerapan QR Code sesuai ketentuan.

Lebih lanjut, perusahaan juga melakukan antisipasi terhadap pembelian berulang yang terindikasi untuk dijual kembali dengan harga tinggi. Langkah ini dilakukan untuk mendukung penyaluran BBM yang tertib dan tepat sasaran.

"Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, membeli dan menggunakan BBM sesuai kebutuhan, serta memperoleh informasi dari kanal informasi resmi Pertamina," tutur Kitty.



(dry/din)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads