Produsen mobil asal Jerman itu menjadi satu dari 154 perusahaan yang bergabung dengan American Business Act. Perjanjian tersebut mengajak perusahaan untul berkomitmen mengurangi emisi CO2 di bumi ini.
Keikutsertaan BMW Group dalam aksi tersebut mendapat tanggapan dari Presiden Direktur BMW Group Indonesia, Karen Lim. Ia menjelaskan bahwa dengan misi yang dibawa BMW pada American Business Act menjadi tantangan untuk menciptakan mobil dengan teknologi ramah lingkungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan memperbarui teknologi dan bekerja sama dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo untul mewujudkan misi dalam mengurangi emisi," sambungnya.
BMW AG sebelumnya juga telah memberikan pernyataan bahwa BMW akan memainkan peran penting dalam American Bussines Act untuk pengurangan emisi. Tak hanya melakukan perjanjian, tapi BMW mengambil aksi nyata untuk menghadapi perubahan iklim.
"BMW akan memainkan peran penting pada aksi perubahan iklim. Kami menyusun target jangka panjang dan merasa senang dapat ikut serta dalam American Business Act on Climate Pledge ini," ujar Harald Krueger, CEO BMW Group.
(nkn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi