Seperti dilansir Autoevolution, Kamis (26/11/2015) sebuah laporan menyebut, anak perusahaan Volkswagen itu memahami bahwa banyak kaum Hawa di China yang ingin mengendarai mobil sendiri. Walhasil, jumlah pembeli perempuan itu mencapai sepertiga dari total pembeli mobil Audi saat ini.
Jumlah pembeli wanita terbesar berada di wilayah Timur China. Maklum, wilayah ini tergolong daerah yang lebih makmur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persepsi tersebut mulai bergeser, ketika perekonomian Negeri Tirai Bambu itu moncer. Audi pun melakukan reformulasi bidikan target pasarnya.
"Perempuan yang semakin penting di China sebagai kelompok konsumen dibanding di daerah lain. Banyak wanita yang sukses di China," ujar Joachim Wedler, kepala Audi di Cina, di sela acara Guangzhou Auto Show 2015.
Sejalan dengan hal itu, Audi juga terus melakukan pembenahan agar mobil buatannya tak hanya memernuhi kebutuhan konsumen yang berbeda-beda, tetapi juga nyaman bagi mereka.
Sejumlah fitur terbaru yang memudahkan para wanita untuk mengggunakan mobil pun diberikan. Salah satunya peranti parkir otomatis.
Untuk meningkatkan persepsi bahwa mobil Audi sangat ramah dengan para wanita, Audi juga menggandeng sejumlah media khususnya media kaum perempuan yang terbit dan beredar di China.
(arf/arf)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek