Diberitakan Worldcarfans, Jumat (20/11/2015), Kia menetapkan target peluncuran teknologi semi-otonom pada 2020. Sementara pengembangan mobil otonom sepenuhnya ditargetkan rampung pada 2030.
Perangkat keras mobil otonom Kia akan dibuat dengan investasi sebesar US$ 2 miliar. Kia menyebutnya sebagai teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa sistem yang sedang dikembangkan saat ini adalah sistem pengenalan, penilaian dan pengontrol. Sistem pengenalan akan mencari dan memilih beberapa sensor yang mampu mendeteksi mobil lain, bahaya, dan memindai keadaan jalan di depan untuk mengidentifikasi kemungkinan kondisi mengemudi yang buruk.
Sementara sistem penilaian akan mencakup sistem komputasi berteknologi tinggi yang akan memungkinkan mobil untuk membuat keputusan sendiri berdasarkan informasi yang diperoleh dari sensor ADAS. Sedangkan sistem pengontrol akan mencakup sistem elektronik dan mekanik aktif yang memungkinkan mobil untuk secara efektif menerapkan keputusan yang diambil oleh teknologi otonom.
Kia juga mengerjakan sistem Highway Driving Assist (HDA) yang menggabungkan Lane Guidance System (LGS) dan Advanced Smart Cruise Control (ASCC). Ada juga fungsi Traffic Jam Assist (TJA), Smart Parking Assist System (SPAS) yang telah dimodifikasi dan Remote Advanced Parking Assist System (RAPAS) terbaru.
Jika semuanya berjalan sesuai rencana, tujuan utama Kia adalah untuk menempatkan mobil otonom sepenuhnya di jalan umum pada tahun 2030.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik