Soalnya, hasil uji emisi yang dilakukan menunjukkan tingkat emisi yang lebih rendah dari semestinya.
Seperti dilansir Inautonews, Selasa (10/11/2015), pada Jumat (6/11/2015) lalu, Chief Executive Officer VW, Matthias Mueller dikabarkan telah mengirim surat kepada para menteri keuangan negara-negara di Eropa. Mueller disebut telah meminta mereka untuk memberikan masukan terkait dengan selisih pajak emisi karbon yang harus dibayarkan VW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan tuntutan denda terhadap VW tak hanya berupa pembayaran selisih pajak saja tetapi juga tuntutan lain termasuk ganti rugi oleh pemilik kendaraan. Sehingga, krisis akibat skandal uji emisi ini menjadi krisis terburuk yang pernah dialami VW sepanjang 78 tahun terakhir.
Untuk menyikapi hal ini, VW kabarnya telah melakukan serangkaian langkah penghematan senilai 1 miliar euro atau sekitar Rp 14,67 triliun. Namun kebijakan itu disesalkan oleh serikat pekerja.
"Manajemen mengumumkan langkah-langkah penghematan secara sepihak dan tanpa dasar apapun,” ujar Ketua Dewan Karyawan, Bern Osterloch.
(arf/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Konvoi Fortuner-Alphard Masuk Area CFD, Ini Arti Pelat Nomor ZZ
Tarif Parkir Mobil di Jakarta Diusulkan Rp 60 Ribu/Jam, Pramono Bilang Begini
Iritnya Motor Matik Terbaru Honda, Jakarta-Bandung Cukup 2 Liter Bensin