Hal ini terlihat dari lembaga pembiayaan Toyota Astra Financial Services yang kini lebih banyak membiayai kendaraan LCGC. Pernyataan itu disampaikan Operation Director, PT Toyota Astra Financial Services, Bambang Bodhianto, di Gedung Arsip Nasional Jakarta, Jumat (16/10/2015).
"Jadi saat ini segmen sudah mulai bergeser ke bawah, ke LCGC (konsumen lebih banyak pilih kendaraan LCGC-Red). Tahun lalu LCGC hanya 10 persen, dan sekarang mencapai 20 persen (pembiayaan pembelian mobil baru-Red)," kata Bambang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu bagaimana di sisa akhir bulan? Apakah target Rp 10,1 triliun bisa tercapai?
"Di kuartal tersisa ini, kita coba mengejar. Nanti kan ada beberapa produk lagi, dan kita punya paket-paket. Ini bisa menjadi lebih baik, selain itu kami juga memiliki strategi. Tapi kami tidak bisa ngomong sekarang," ujarnya.
(lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?