Seperti dilaporkan Inautonews, Sabtu (25/9/2015), kembali naiknya harga saham BMW itu terjadi setelah majalah otomotif Jerman, Auto Bild mengklarifikasi laporan sebelumnya yang menyebut ada indikasi kecurangan dalam uji emisi SUV BMW X3. Harga saham pun langsung turun 0,5 persen, setelah sebelum sempat merosot 6,4 persen akibat isu yang sama.
Penurunan tersebut merupakan penurunan harga saham BMW terbesar dalam perdagangan harian sepanjang tiga setengah tahun terakhir. Bahkan di pasar Frankfurt saham sempat runtuh hingga 9,7 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan itu disusul keterangan resmi BMW yang mengatakan, pihaknya tidak melakukan penipuan untuk menyiasati tes tingkat emisi. βGrup tidak memanipulasi srtiap tes,β tegas pabrikan itu.
Bahkan disebutkan, pengujian telah dilakukan hingga sebanyak 11 kali oleh International Council on Clean Transportation. Pengujian itu juga sama dengan yang dilakukan oleh Environmental Protection Agency yang kemudian menemukan kecurangan yang diduga dilakukan oleh VW dan Audi dalam uji emisi mesin diesel.
(arf/lth)












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta