Volkswagen terbukti melakukan pelanggaran usai Environmental Protection Agency (EPA) melakukan investigasi pada mesin VW. Mobil pabrikan Jerman tersebut menggunakan software untuk mengelabui keluaran emisi gas buang.
Atas pelanggaran tersebut, saham VW di bursa efek juga langsung turun drastis. Respon pasar akan VW semakin menurun atas kasus tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
James Albertine, mewakili Stifel Nicolaus mengatakan bahwa pasar Subaru tengah positif di kala VW saat ini tengah anjlok. Namun James mengaku bahwa ia tidak bermaksud untuk membanding-bandingkan hal tersebut.
"Secara menyeluruh pasar Subaru memiliki respon positif berbarengan dengan nilai Volkswagen yang tengah anjlok. Kami menarik kesimpulan dengan menghubung-hubungkan atau membandingkan dengan VW," ungkap James seperti dilansir NBC News, Jumat (25/9/2015).
Ia menambahkan, "Hal ini menarik karena mengingatkan pasar saham pada 2012 silam. Saham Subaru naik sekitar 30-40 poin saat saham VW sedang melemah ke angka 30-40 poin."
(rgr/rgr)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!