Penjualan Jaguar Land Rover menurun sebesar satu persen pada tahun ini. Hal tersebut akibat dampak melemahnya perekonomian dunia dan devaluasi pada kurs beberapa mata uang yang memengaruhi permintaan pada mobil.
Kendati demikian, CEO Jaguar, Ralf Speth mengaku optimistis bahwa penjualan akan meningkat jika dibandingkan dengan penjualan sebesar 460 ribu unit tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peningkatan penjualan Jaguar Land Rover tercepat pada tahun ini ada di China sebesar 28 persen. Namun secara global, penjualan menurun dengan sebesar 301.778 unit.
Meningkatnya penjualan di China tidak diprediksi sebelumnya. Namun hal tersebut membantu pendapatan Jaguar secara global.
"Masa pertumbuhan angka penjualan dua digit sudah berakhir. Kita akan lihat peningkatan nanti sebesar 4 hingga 7 persen, tergantung siapa yang menghitungnya," tutup Ralf.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Prabowo Sebut Semua Mobil-motor Bakal Pakai Listrik, Orang Kaya Isi Bensin