Wasdika Okanino, Risers asal Bandung misalnya. Berkat adanya program DRE gelombang dua, dia pun bisa menjelajah tanah Sulawesi. Biasanya, Nino paling jauh mengemudi mobil ke Bali, itu pun bukan konvoi beramai-ramai.
Selama perjalanan dari Palu ke Mamuju, Nino sangat menikmati jalur Trans Sulawesi. Menurutnya, suasana di jalanan Trans Sulawesi sangat berbeda dengan jalan di Pulau Jawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menilai, jalanan di Sulawesi lebih mulus ketimbang di Jawa. Apalagi di kiri-kanannya ada pemandangan cantik.
"Aspalnya lebih bagus. Terus karena pinggir laut, pemandangannya bagu. Di Jawa jarang. Di sini banyak yang dibiarkan alami," kata Nino.
Risers asal Balikpapan, Kalimantan Timur, Billy Teovani Anes pun jatuh hati dengan jalur Sulawesi. Dia menilai, jalanan di Sulawesi ini berbeda dengan jalanan di kotanya, Balikpapan.
"Alamnya di Sulawesi ini takjub banget. Enggak kayak di daerah kita. Kalau di Balikpapan kurang kelihatan. Karena daerahnya beda. Balikpapan itu kan kota pekerja," ujarnya.
(rgr/lth)










































