Hal tersebut disampaikan Direktur Pemasaran PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy kepada wartawan di Bekasi, Jawa Barat.
"BR-V 1.600 sekian, sampai 2 hari setelah motor show, termasuk di dua pameran, GIIAS dan IIMS, GIIAS 1.023 kalau enggak salah totalnya," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jonfis mengatakan sebenarnya angka pemesanan di kedua pameran lalu itu bisa lebih banyak. "Lebih daripada 8.500 tapi kan kita butuh waktu sekitar 4 hari untuk cut off. Karena SPK, catet kemudian bayar uangnya, kemudian besok follow up, bener enggak ini dokumentasinya, itu biasanya yang udah kita rilis itu angka-angka yang udah di screening, bukan angka yang kita dapet langsung dari GIIAS, kalau GIIAS mungkin saja bisa 8.000 lebih, totalnya bisa 10.000, tapi kan itu kita screening, biasanya mereka ini sudah bayar Rp 5 juta sampai Rp 10 juta dan awal-awal jarang sekali yang batal," paparnya.
Crossover gabungan SUV dan MPV ini akan dikirim Honda ke konsumen paling telat bulan Februari. "Kita melihat produksi akan dimulai Januari, kalau bisa di Januari akhir atau paling lambat di Februari," ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Sewa Rp 160 Juta/Bulan, Segini Harga Mobil Land Rover yang Dipakai Wali Kota Samarinda