Banyak Komunitas yang Solid, Ferrari Percaya dengan Pasar Indonesia

Laporan dari Malaysia

Banyak Komunitas yang Solid, Ferrari Percaya dengan Pasar Indonesia

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 31 Agu 2015 10:00 WIB
Banyak Komunitas yang Solid, Ferrari Percaya dengan Pasar Indonesia
Kuala Lumpur - Pengguna mobil super seperti Ferrari di Indonesia nyatanya tidak sedikit. Banyaknya pengguna Ferrari yang tergabung dalam sebuah komunitas membuat Ferrari regional Asia-Pasific percaya dengan pasar Indonesia.

Hal itu dikatakan oleh Managing Director Far East Hub Ferrari, Dieter Knechtel. Menurutnya, konsumen Ferrari di Indonesia telah memberikan respons positif.

"Kami sangat yakin dengan Ferrari di Indonesia karena banyak reaksi positif yang diberikan oleh konsumen," kata Dieter saat ditemui di Kuala Lumpur, Malaysia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memang, Dieter mengakui bahwa peraturan pemerintah terkait perpajakan mobil mewah sangat ketat. Meski begitu, dia masih berharap dengan Indonesia.

"Tentu saja kami harus melihat peraturan pemerintah. Tapi saya sangat positif dengan Indonesia. Karena Ferrari Jakarta (agen pemegang merek Ferrari) kini sudah memiliki banyak kesempatan," ujarnya.

Kesempatan itu hadir dalam bentuk banyaknya penggemar mobil sport di Indonesia. Dieter menyebut, komunitas pengguna Ferrari di Indonesia yang solid membuat Ferrari optimis.

"Sangat banyak penggemar sport car di Indonesi, komunitas yang sangat bagus dan sangat aktif. Kondisi di Indonesia yang menarik adalah bagaimana orang-orangnya menggemari mobil sport. Dan itu adalah kesempatan bagi Ferrari. Makanya kami akan terus memberikan yang terbaik kepada pengguna ferrari di Indonesia," ujar Dieter.

Salah satu respon positif yang diberikan konsumen di Indonesia adalah peluncuran Ferrari 488 GTB. Sudah banyak orang Indonesia yang merespon kehadiran mobil itu.

"Sudah banyak yang pesan mobil itu," ungkap Dieter.

Sayang, Dieter tak mau menyebut berapa banyak pemesanan 488 GTB di Indonesia. CEO Ferrari Jakarta, Arie Christoper juga tak mau menyebut jumlah pemesanan.

"Ya pokoknya sudah ada lah yang pesan," elaknya.

(rgr/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads