Berangkat dari prinsip tersebut, pabrikan asal Amerika Serikat itu mengembangkan portofolio produk berdasarkan keinginan konsumen.
βKami, GM berusaha terus menambah portofolio produk dengan base on customer demand,β ujarnya di sela-sela ramah tamah dengan media di Jakarta, Kamis (6/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pun ketika dipancing dengan data penjualan mobil di Indonesia yang menunjukkan low MPV dan SUV sebagai model yang paling banyak digemari konsumen.
Meski begitu, mantan Managing Director GM Vietnam itu tak menampik, jika salah satu upaya pengembangan produk yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen itu adalah model yang bakal digarap GM bersama pabrikan asal China, Shanghai Automotive Industry Corp (SAIC).
Gaurav juga tak bersedia menyebutkan kapan mobil itu diluncurkan secara global dan dipasarkan di Indonesia. βTunggu saja, nanti di (acara) Motor Show pasti hadir,β elaknya.
Sebelumnya dikabarkan para insinyur GM dan SAIC berencana mobil baru yang akan dijual awal 2019 mdendatang. Mobil itu akan dijajakan di luar Amerika Serikat dan Eropa, di antaranya India, China, Brasil dan Meksiko.
Kabar lainnya menyebut, mobil itu kemungkinan besar sebuah mobil kompak yang belum diketahui basisnya.
Maklum, saat ini tak kurang dari 26 platform kendaraan yang telah menjadi basis bagi model-model anyar GM.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit
Prabowo Minta Pindad Bikin Mobil Presiden Khusus buat Sapa Rakyat