βKami masih percaya pasar masih oke. Memang sektor mining (pertambangan) dan plantation (perkebunana) yang selama ini menjadi pasar terbesar lesu, tapi kan masih ada sektor oil (minyak) dan gas. Keduanya kini tengah tumbuh karena permintaan yang besar,β tutur Head Group of Mitsubishi Motors Sales PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Imam Choiru Cahya, saat dihubungi detikOto di Jakarta, Senin (3/8/2015).
Tak hanya itu. Mitsubishi juga percaya diri masih akan meraih pembeli yang cukup banyak di segmen pikap double cabin 4X4. βPangsa pasar yang kami raih cukup besar, dan trennya meningkat dari tahun ke tahun,β ucap Imam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βBahkan pada tahun ini, khususnya sejak Januari sampaio Juni lalu atau di semester pertama, pangsa pasar produk kami mencapai 50,1 persen. Ini yang akan upayakan untuk terus meningkat, minimal bertahan,β ujarnya.
Imam merasa percaya diri generasi anyar Triton itu bakal mendapat sambutan positif dari konsumen karena versi anyar ini mengalami ubahan yang cukup besar mulai dari eksterior, interior, serta fitur kenyamanan. βHarganya pun sangat kompetitif. Kalau ada selisih (dengan model sebelumnya) sangat sedikit,β ucapnya.
Triton terbaru itu terlihat lebih panjang 240 mm dan lebih lebar 15 mm dibanding model pendahunya. Tampilannya, mirip dengan versi mobil konsep GR-HE yang diperkenalkan di Geneva Auto Show 2013 lalu.
Namun untuk sasis masih menggunakan sasis yang sama dengan model yang ada saat ini. Di Negeri Gajah Putih, All-new Trition tersedia dalam varian kabin tunggal (single cabin) dan kabin ganda (double cabin) dengan tiga pilihan mesin, yakni diesel MIVEC 2.400 cc, diesel turbo 2.500 cc, dan mesin bensin 2.400 cc.
Imam menyebut, selama ini 60 persen pikap Triton terserap oleh pasar korporat atau perusahaan besar, dan sisanya pasar ritel. "Yang ritel ini adalah pribadi-pribadi namun untuk bisnis tambang kecil atau perkebunan, dan lainnya," imbuhnya.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat