"Kami positif bahwa kami akan mendapatkan persetujuan untuk tes di jalan raya di Jerman dalam beberapa pekan mendatang. Kemudian kita akan segera mulai (pengujian)," kata Bernhard seperti dikutip Reuters dari Frankfurter Allgemeine Sonntagszeitung, Senin (27/7/2015).
Pengujian pertama truk semi-otonom akan berlangsung di negara bagian Baden-Wuerttemberg tempat asal Daimler. Menurut Benhard, produksi truk otonom akan dimulai 2-3 tahun ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengakui bahwa mobil berteknologi otonom sangat menjanjikan di masa depan. Tak heran, Apple, Google dan perusahaan lainnya mulai melirik industri mobil otonom.
Benhard mengatakan, Daimler tidak terpengaruh dengan pergerakan perusahaan seperti Apple dan Google untuk menggarap mobil otonom. Dia hanya mengakui bahwa dengan banyaknya perusahaan yang melirik mobil otonom maka teknologi tersebut cukup penting di masa depan.
"Itu adalah tanda yang jelas jika Apple memutuskan bahwa bisnis mobil begitu penting bagi mereka. Itulah sebabnya mereka ingin menjadi bagian dari itu," katanya.
Teknologi mobil otonom sudah banyak didengungkan beberapa perusahaan. Google pada awal bulan ini mulai menguji mobil otonom di Austin, Texas untuk mengumpulkan informai tentang bagaimana prototipe bisa berinteraksi dengan lalu lintas, kondisi jalan dan orang.
Bahkan, kelompok pegiat teknologi, produsen otomotif sampai supplier mengatakan, teknologi untuk memproduksi mobil otonom harus siap pada tahun 2020.
(rgr/arf)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina