Seperti diketahui, beberapa pabrikan otomotif mulai meramaikan kelas LMPV. Meski sempat berada di posisi empat, Daihatsu Xenia kini tetap mempertahankan posisinya di nomor dua di bawah Avanza.
"Kalau dilihat dari posisi Xenia, di awal tahun begitu ketat persaingan. Januari, Xenia itu ada di posisi 4. Terus naik di Februari ke posisi 3, Maret posisi 3, April posisi 2, Mei posisi 2 dan Juni kita bisa kembali ke nomor 2. Perkembangan Xenia ini baik sekali di tengah persaingan yang semakin ketat," kata Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Daihatsu Xenia rata-rata per bulan Januari sampai Juni 3.188 unit. Avanza 11.000-an," kata Hendrayadi.
Angka tersebut sedikit turun dari catatan rata-rata per bulan penjualan Xenia. Tahun lalu, per bulannya Daihatsu bisa menjual sebanyak 3.800 unit Xenia per bulan.
"Tahun lalu rata-rata 3.800-an. Turun 10 persen atau 600 unit per bulan. Ya kita tahu kondisi market tahun ini agak melemah," ujarnya.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?