4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Davy J Tuilan menjelaskan, pengganti Osamu yakni Toshihiro dari segi umur jauh lebih muda. Sudah pasti jauh lebih bertenaga atau enerjik sehingga akan lebih luar biasa lagi.
"Toshihiro masih bisa melanjutkan semangatnya Osamu seperti kebijakan-kebijakan yang berani. Salah satunya dengan berekspansi di Indonesia mendirikan pabrik. Jika mengikuti kurs sekarang investasi pabrik kemarin itu mencapai Rp 13 triliun," ujar Davy kepada detikOto di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Enerjiknya pasti lebih besar dari sang ayah karena faktor usianya. Jadi harus lebih agresif lagi," lugasnya.
Pada saat acara pergantian presiden itu, Suzuki juga mengumumkan pergantian struktur manajemen. Selain itu rencana dan target juga diumumkan sesaat setelah suksesi itu.
Pabrikan ini ingin mencapai margin laba operasional naik 7 persen pada tahun kalender 2019/2010. Pada tahun kalender 2014/2015 saat ini target laba operasi yang dipatok pabrikan 6 persen.
Selain itu, perusahaan juga berencana untuk menggelontorkan anggaran untuk riset dan pengembangan untuk tahun kalender 2019/2020 sebesar 200 miliar yen atau sekitar Rp 21,8 triliun.
Jumlah itu meningkat tajam dibanding anggaran untuk tahun kalender 2015/2016 yang sebesar 130 miliar yen atau sekitar Rp 14,2 triliun.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih