Suzuki Indonesia Menaruh Asa Tinggi Pada Bos Baru

Suzuki Indonesia Menaruh Asa Tinggi Pada Bos Baru

Aditya Maulana - detikOto
Selasa, 07 Jul 2015 13:00 WIB
Suzuki Indonesia Menaruh Asa Tinggi Pada Bos Baru
Osamu dan Toshihiro Suzuki (REUTERS)
Jakarta - Suzuki Motor Corporation (SMC) telah mengangkat Toshihiro Suzuki yang juga anak dari Osamu Suzuki, sebagai Presiden SMC yang baru. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pun menaruh asa tinggi pada bos barunya itu.

4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Davy J Tuilan menjelaskan, pengganti Osamu yakni Toshihiro dari segi umur jauh lebih muda. Sudah pasti jauh lebih bertenaga atau enerjik sehingga akan lebih luar biasa lagi.

"Toshihiro masih bisa melanjutkan semangatnya Osamu seperti kebijakan-kebijakan yang berani. Salah satunya dengan berekspansi di Indonesia mendirikan pabrik. Jika mengikuti kurs sekarang investasi pabrik kemarin itu mencapai Rp 13 triliun," ujar Davy kepada detikOto di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Davy melanjutkan, dengan usia yang lebih muda dari sang ayah, Toshihiro diharapkan lebih agresif, tapi diharapkan tetap bisa mewarisi keputusan-keputusan yang berani dari sang ayahnya (Osamu).

"Enerjiknya pasti lebih besar dari sang ayah karena faktor usianya. Jadi harus lebih agresif lagi," lugasnya.

Pada saat acara pergantian presiden itu, Suzuki juga mengumumkan pergantian struktur manajemen. Selain itu rencana dan target juga diumumkan sesaat setelah suksesi itu.

Pabrikan ini ingin mencapai margin laba operasional naik 7 persen pada tahun kalender 2019/2010. Pada tahun kalender 2014/2015 saat ini target laba operasi yang dipatok pabrikan 6 persen.

Selain itu, perusahaan juga berencana untuk menggelontorkan anggaran untuk riset dan pengembangan untuk tahun kalender 2019/2020 sebesar 200 miliar yen atau sekitar Rp 21,8 triliun.

Jumlah itu meningkat tajam dibanding anggaran untuk tahun kalender 2015/2016 yang sebesar 130 miliar yen atau sekitar Rp 14,2 triliun.




(ady/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads