Namun, mobil terbang sejauh ini masih belum bisa direalisasikan. Sampai saat ini, masih banyak studi-studi yang harus dilakukan sebelum melahirkan mobil terbang.
Beberapa sudah ada yang berhasil, meski akhirnya mobil terbang itu harus mengalami kerusakan. Namun yang satu ini berbeda, karena yang buatnya adalah perusahaan pembuat pesawat, Boeing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konsep Sky Commuter ini sebenarnya sudah dibuat sejak 1980-an. Dalam pengembangannya, prototipe ini seharusnya memiliki tiga buah roda dan ditenagai oleh mesin turbin gas on-board yang terkait dengan tiga buah baling-baling melalui driveshaft berbasis helikopter. Konsep yang mirip seperti mobil roda tiga ini memiliki knalpot di bagian belakangnya.
Disebut-sebut, Boeing telah menghabiskan dana sebesar 6 juta dolar pada pengembangan konsep ini. Sayangnya, proyek pembuatan kendaraan roda tiga yang bisa terbang ini batal di tengah jalan.
Tiga prototipe telah diproduksi. Salah satu yang tersisa dilelang oleh Barret-Jackson dengan perkiraan harga mulai dari US$ 71.500 (Rp 955 jutaan).
Tapi, pelelangan ini hanya menyasar para kolektor. Sebab, kendaraan ini tidak bisa berfungsi karena rumahan mesinnya kosong. Namun setidaknya, pembeli Sky Commuter bisa memiliki proyek bersejarah ini.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pasutri Ngerokok di Motor sambil Bawa Bayi-Ditegur Ngamuk, Endingnya Begini
Mobil China Bikin Mata Konsumen Indonesia Jadi Terbuka
Kenapa Pemotor yang Ngerokok Susah Dibilangin?