Kamis, 11 Jun 2015 15:57 WIB

Datsun Risers Expedition Etape IV Finish, Tembus 2.500 Km

Rois Jajeli - detikOto
Denpasar -

Datsun Risers Expedition (DRE) etape IV akhirnya menuntaskan ekspedisinya dan finish di Denpasar, Bali. Selama program DRE mulai etape I dari Jakarta sampai etape IV Denpasar, sudah menempuh perjalanan lebih dari 2.500 Km.

15 risers yang terbagi dalam 5 tim ini tiba di Denpasar pukul 21.30 Wita, Rabu (10/6/2015) setelah menempuh perjalanan di hari terakhir etape IV dari Jember pada pukul 05.30 wib.

Selama etape IV dimulai dari hari pertama, berangkat dari Surabaya dan rehat di Probolinggo, pada (8/6/2015). Selama perjalanan hingga ke Probolinggo, risers sudah menempuh jalanan di perkotaan yang macet sampai ke pegununungan Bromo.

Hari kedua, Selasa (9/6/2015), risers melanjutkan perjalanan dari Probolinggo menuju ke Jember. Sedangkan di hari terakhir etape IV, Rabu (10/6/2015), dari Jember langsung menuju dan finish di Denpasar, Bali.

Saat di Denpasar Bali, risers sempat mampir di diler Nissan Datsun Gatsu (Gatot Subroto).

Didi Suryo, salah satu risers menilai bahwa Datsun GO+Panca sangat surprise. Pasalnya, banyak rumor miring bahwa Datsun sebagai mobil low cost green car (LCGC) sebagai mobil murah dan nggak kuat untuk tanjakan.

"Tapi faktanya pas ke Bromo cukup bagus. Handlingnya enak, setirnya enteng dan posisi gigi 3 masih bagus. Di jalanan datar juga enak. Di gigi 4 masih bisa di 120 Km/jam dan enak," kata Didi.

Ia menambahkan, selama perjalanan ekspedisi, hampir seluruh daerah yang dilaluinya dapat ditemui bengkel-bengkel Nissan Datsun.

"Berarti after salesnya bagus dan menyatu dengan Nissan. Bagi keluarga baru, atau yang punya 1 anak, lumrah lah harganya Rp 100 juta-an dan Datsun lebih bagus dari pesaingnya," jelasnya.

Performa apik Datsun juga diungkapkan Erfin Akhmad. Risers dari Surabaya ini menerangkan, berbagai macam jalanan yang dilalui mulai kemacetan, jalan pantura sampai di pegunungan bisa dilintasi tanpa kendala yang berarti.

"Alhamdulillah berbagai macam yang kita hadapi dapat dilalui dengan selamat," katanya.

"Datsun GO+Panca memang tangguh dan handal di segala kondisi. Pengereman, akselerasinya mumpuni untuk kelas LCGC, karena cc nya 1200 dibandingkan dengan kompetitor," terangnya.

Terkait konsumsi BBM pada Datsun GO+Panca, Erfin mengakuinya irit. Katanya, di jalan datar, perbandingannya 1 liter untuk 14 Km. Sedangkan di tanjakan bisa 1 liter untuk 10 Km.

"Datsun GO+Panca memang irit," tandasnya.

Etape IV ini bukan akhir dari program Datsun Risers Expedition. Karena masih ada etape V berserta risers yang berbeda, dan dimulai pada dimulai 13 sampai 15 Juni 2015. Start dari Denpasar dan berakhir di Kota Mataram, Lombok.

(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com