Rabu, 03 Jun 2015 12:00 WIB

Ini Strategi Toyota Hadapi Ketatnya Persaingan Pasar Mobil di Indonesia

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Jakarta - Pasar otomotif tanah air semakin ketat, meski di satu sisi terjadi penurunan angka penjualan mobil. Toyota pun sudah menyiapkan strategi jangka menengah dan panjang untuk menyikapi.

Hari ini, PT Toyota Astra Motor menerapkan inisiatif untuk memperkuat penjualan dan jaringan distribusinya di pasar dalam negeri.

Langkah perusahaan joint venture ini didukung oleh kedua share holder TAM yakin PT Astra International, Tbk. (AI) dan Toyota Motor Corporation (TMC). Dalam pertemuan di Holiday Inn, Kemayoran, Rabu (3/6/2015), tampak semua share holder TAM dan main dealer Toyota hadir.

TAM berharap dengan inisiatif ini akan lebih meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses penjualan, kemampuan distribusi, dan diharapkan untuk terus berkembang melebihi ekspektasi dan harapan konsumen. Ke depan TAM akan lebih ‘perkasa’ dalam menangani distribusi.

Jika selama ini distribusi mobil Toyota kepada konsumen dilakukan dari TAM ke Main Dealer, kemudian dari Main Dealer ke cabang, maka sekarang, TAM akan menangani seluruh proses distribusi. Toyota akan mengawasi stok masing-masing diler, sehingga nanti tidak akan ada lagi diler yang kelebihan stok atau kekurangan stok. Proses inden pun akan diusahakan tidak jauh beda antar satu diler dan diler lainnya.

“Inisiatif yang dilakukan oleh TAM akan meliputi peningkatan pada bidang operasional logistik melalui manajemen terpusat, dan manajemen logistic stock dan inventory yang memanfaatkan sistem Teknologi Informasi (IT) yang terintegrasi, dan penyelarasan jaringan diler. Beberapa fungsi dalam pemasaran produk, layanan purna jual, dan operasional logistik yang saat ini dilakukan oleh diler akan diintegrasikan ke TAM,” jelas Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor Hiroyuki Fukui.

“Dalam rangka mempertahankan market leader dan mengatisipasi persaingan ketat maka kami telah memutuskan untuk mempercepat perkuatan jaringan sales dan distribusi mulai semester kedua tahun ini. Maksud upaya ini untuk menyesuaikan upaya antara TAM dan diler, agar TAM dapat memperkuat dukungan pada diler dan diler dapat fokus pada memberikan pelayaanan pada daaerah masing-masing.
Dengan demikian setiap diler akan fokus mendengarkan suara konsumen dan mendekatkan diri kepada mereka. Walhasil,diler bisa memberikan layanan yang sesuai dengan konsumen,” paparnya.

Penerapan strategi ini direncanakan mulai awal Agustus 2015 yang secara bertahap, dan diharapkan selesai seluruhnya paling lambat Maret 2016.

“Kami memperkuat peran distributor dan dilerr. Sebagai distributor, TAM akan meningkatkan kapasitas dukungan pemasarannya. Sementara diler akan fokus pada penyediaan layanan terbaik kepada pelanggan mereka,” kata Fukui.

Toyota berharap dengan inisiatif ini 275 outlet penjualan Toyota akan memberikan pelayanan nomor satu kepada pelanggan dan menjadi “Best in Town Outlets”.

“TAM akan terus berusaha untuk memberikan produk kendaraan dan layanan terbaik kepada pelanggan, melebihi ekspektasi dan harapan mereka, dan selanjutnya memberikan kontribusi kepada masyarakat dan bangsa Indonesia.” ucap Fukui.

Meski terkesan TAM bakal lebih berkuasa dari diler karena proses distribusi dan logistik kini ditangani TAM, Fukui menegaskan tidak ada perubahan signfikan antara hubungan TAM dan main dealer.

“Hanya beberapa fungsi yang ditangani mani dealer sekarang ditangani oleh kami, misalnya logistik, purna jual, marketing produk atau mengembangkan brandnya seperti apa, jadi lebih jelas peranan antara diler dan kami,” ujar Fukui

Wakil Presiden TAM yang juga CEO Auto2000 Suparno Djasmin menuturkan dengan inisiatif yang baru dari TAM ini, maka akan mengutamakan struktur yang efisein dan efektif dan pelayanan yang lebih baik pada konsumen.

“Fungsi dari diler lebih kepada penjualan dan pelayanan, menjadi yang terbaik di kota atau daerah masing-masing, sementara TAM akan support kepada diler sehingga diler akan lebih baik dalam melayani konsumen,” ujarnya.





(Dadan Kuswaraharja/Dadan Kuswaraharja)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com