Fiat-Chrysler Automobiles Terbuka Marger dengan Apple atau Google

Fiat-Chrysler Automobiles Terbuka Marger dengan Apple atau Google

- detikOto
Minggu, 03 Mei 2015 16:01 WIB
Fiat-Chrysler Automobiles Terbuka Marger dengan Apple atau Google
Turin - Berlandaskan alasan untuk mengembangkan industri otomotif, CEO Fiat-Chrysler Automobiles (FCA), Sergio Marchionne membuka kesempatan untuk marger dengan perusahaan non-otomotif seperti Apple dan Google. Ia membuka pintu lebar-lebar jika Apple atau Google ingin bekerjasama dengan FCA.

"Saya selalu tertarik dan tidak merasa terganggu jika raksasa teknologi ingin masuk ke industri otomotif dan merubah paradigma," tegas Marchionne seperti dilansir laman Worldcarfans, Minggu (3/5/015).

Ia melanjutkan, kesempatan untuk bekerjasama dengan raksasa teknologi itu cukup besar. Tidak ada yang dirugikan, kecuali para raksasa otomotif masuk ke industri otomotif dengan sendirinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara prospek Apple atau Google merger cukup kecil. Tapi ia akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk menggaet raksasa-raksasa teknologi.

Usaha Marchionne tidak hanya itu, ia juga akan melakukan merger dengan pabrikan otomotif lainnya. FCA pun melirik produsen otomotif asal Amerika, yakni General Motors (GM).

Marchionne dan keluarga pendiri Fiat, Agnelli, berharap pabrikan Amerika itu bisa mengamini untuk mewujudkan kerjasama. Diliriknya GM oleh FCA bukan tanpa alasan, karena pasar Amerika menjadi pasar nomor satu FCA.

GM kuat di Asia dimana FCA lemah, sementara GM juga ingin berekspansi di Eropa setelah gagal dengan PSA.

Pernyataan ini langsung disampaikan sumber terpercaya, yang menyatakan Marchionne berharap bisa bekerjasama dengan Ford, GM ataupun Volkswagen.

Namun sumber GM mengatakan, saat ini General Motors tidak tertarik untuk bekerjasama dengan FCA. Dikatakan GM saat ini lebih memilih untuk melakukan strategi sendiri

Seorang juru bicara FCA tidak mau berkomentar, tetapi kita bisa mengulik beritanya dari sumber yang mengetahui rencana itu. β€œAmerika adalah fokus FCA sekarang, Marchionne melakukan banyak hal untuk deal terakhirnya dan sesuatu akan terjadi sebelum 2018,” ujar sumber tersebut.

Namun upaya Marchionne menggaet GM ini dianggap cuma sebagai langkah Fiat untuk menciptakan perang penawaran.

β€œSergio adalah pemain poker yang hebat. Semua yang diributkan dirinya adalah untuk menyembunyikan fakta, kalau masa keemasan FCA sudah memasuki akhir,” ujar sumber lain.

Saham-saham FCA yang terdaftar di Milan memang naik 120 persen selama 6 bulan terakhir, namun fondasi perusahaan masih lemah.

Investor puas dengan pembelian merek Chrysler, spin off Ferrari, dan pemberian mobil mewah untuk investor-investor FCA. Tetapi di luar itu, marjin keuntungan operasi FCA, hanya 3,4 persen.

FCA membutuhkan aliansi untuk menghadapi berbagai rintangan di Asia, FCA juga menyiapkan rencana sampai 48 miliar euro untuk membangun Jeep dan Maserati serta membangkitkan merek Alfa Romeo.

Namun di sisi lain, FCA juga masih memiliki aset-aset yang menarik. Merek seperti Jeep dan RAM sudah memiliki fondasi kuat di Amerika. Alfa Romeo jika sudah berkembang akan menjadi kompetitor kuat untuk Audi.

(ady/ady)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads