PT Nissan Motor Indonesia (NMI) menilai, Pertalite diprediksi akan sedikit memberikan pengaruh positif terhadap mesin mobilnya.
General Manager of Marketing Strategy and Product Planning PT NMI, Budi Nur Mukmin mengatakan, pihaknya menganjurkan konsumen Nissan untuk menggunakan BBM dengan kadar oktan (RON) 92. Meski begitu, ternyata masih ada konsumen yang menggunakan Premium yang memiliki RON 88.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan lahirnya Pertalite, konsumen Nissan yang 'bandel' memakai Premium bisa beralih ke Pertalite yang memberikan performa yang lebih baik. Jadi menurut prediksi Budi, Pertalite ini akan membantu memaksimalkan kinerja mesin dan daya tahan kendaraan meski belum setingkat dengan Pertamax yang memiliki RON 92.
"Walaupun belum selevel Pertamax tapi bisa membantu kinerja mesin dan daya tahan. Jadi saya pikir tetep ada pengaruhnya," katanya.
Memang saat ini Nissan belum melakukan studi terhadap jenis BBM baru tersebut. Sebab, mobil Nissan dianjurkan memakai BBM dengan RON 92. Tapi dilihat dari penggunaan Premium di mobil Nissan, kerusakan yang ditimbulkan tidak signifikan. Makanya, Budi percaya Pertalite ini akan membuat kendaraan lebih maksimal lagi.
"Belum studi. Tapi pakai Premium pun tidak ada kerusakan yang signifikan. Maksudnya daya tahan tetap ada, performa menurun. Tapi tetap tidak dianjurkan pakai Premium," jelas Budi.
(rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu