Langkah diam-diam Audi untuk menyiapkan crossover bersumber tenaga dari setrum itu semakin jelas saat Chief Executive Officer pabrikan itu, Rupert Stadler, yang menghadiri gelaran Shanghai Auto Show 2015 di Tiongkok menyebutkannya.
Seperti dilaporkan Automotivenews, Minggu (26/4/2015), Stadler langsung bersikap hati-hati soal mobil listrik itu saat menyadari apa yang telah diucapkannya. Menurut dia, 10 β 15 tahun mendatang model plug-in hybrid masih akan menjadi pilihan konsumen yang mencari kendaraan bertenaga dari listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stadler pun memberi contoh mobil plug-in hybrid besutan pabrikannya, yakni Audi A3 e-tron yang akan diluncurkan November mendatang. Mobil itu, kata dia, sanggup berjalan hanya menggunakan motor listrik sejauh 50 kilometer.
Sementara, sebelumnya Kepala Penelitian dan Pengembangan Audi AG, Ulrich Hackenberg, pada 10 Maret laku mengatakan, pihaknya akan memperkenalkan SUV premium bertenaga listrik dan pulug-in hybrid berukuran besar pada awal 2018 mendatang. Model ini didukung oleh platform yang dikembangkan oleh perusahaan induk, Volkswagen Group, yakni platform MLB generasi kedua.
Dengan platform tersebut, maka bobot mobil akan terpangkas. Hal ini sangat membantu meningkatkan daya jelahaj mobil yang bersumber tenaga dari motor listrik tersebut.
Sementara, sumber di pabrikan itu mengatakan SUV itu menggunakan basis Audi Q5 generasi terbaru. Sedangkan Stadler menyebut mobil listrik Audi itu baterai listriknya akan terisi hingga 80 persen dalam waktu 20 menit.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta