Kepala Eksekutif VW di Tiongkok, Jochem Heizmann yang dikutip Automotivenews, Senin (20/4/2015) di sela-sela persiapan Shanghai Auto Show 2015 mengatakan, permintaan terhadap SUV dan minivan dengan harga terjangkau di negara itu tengah melonjak.
βKenaikan terbesar dari volume (penjualan mobil di Tiongkok), berada di segmen SUV terjangkau, dan di segmen MPV terjangkau, dimana kami tidak masuk,β tutur Heizmann.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualan SUV di Tiongkok melonjak pada tahun lalu dengan penjualan 3,82 juta unit. Penjualan ini meningkat lebih dari dua kali lipat sejak 2012.
Bahkan Asosiasi Mobil Penumpang Tiongkok menyebut pertumbuhan penjualan SUV telah melampui perumbuhan segmen lain. Sementara perusahaan jasa keuangan Nomura memperkirakan, tahun ini penjualan mobil jenis itu diperkirakan mencapai 5,2 juta atau naik 27 persen dibanding tahun lalu.
Sebaliknya, penjualan model sedan diperkitakan hanya naik 1 persen. Sehingga total penjualan mobil ini diperkirakan tak lebih dari 12,5 juta unit.
Pasar mobil Tiongkok memiliki arti yang sangat penting bagi VW, terutama setelah penjualan di pasar Amerika Serikat mulai goyah. Sedangkan pasar Eropa belum pulih dari kemerosotan.
Tahun lalu, VW menjadi merek terlaris di Tiongkok. Pada saat yang sama, penjualan semua merek di negara itu melorot 0,6 persen. Meski begitu, di segmen mobil penumpang, China Association of Automobile Manufacturers mencatat ada kenaikan sebesar 9 persen.
Pada saat itulah, penjualan SUV merek lokal Tiongkok mampu mengungguli penjualan merek asing dalam penjualan. Penjualan merek lokal mencapai 56 persen dari total penjualan SUV.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!