Seperti yang disampaikan 4W Deputy Managing Director PT SIS, Davy J Tuilan, saat dihubungi detikOto, Kamis (16/4/2015).
"Hilangnya Premium (RON 88)? Itu Bagus buat kedepannya (untuk masa mendatang-Red). Dengan program ini, income Pertamina ini bisa lebih besar, sehingga bisa menabung lebih besar, dan ini bisa menggerakkan perekonomian. Seperti langkah BBM yang kemarin, bisa di saving untuk pembangunan," kata Davy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berarti orang sudah mulai belajar dengan kebijakan Pertamax kemarin. Terlebih harga yang ditawarkan lebih murah (dibandingkan Pertamax-Red)," tambahnya.
Dalam pemberitaan detikOto sebelumnya pengusaha SPBU yang diwakili Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Eri Purnomohadi. Sudah mengetahui rencana PT Pertamina (Persero) menghapus bensin premium secara bertahap, dan menggantinya dengan bensin baru yang Pertalite.
Dirinya juga mengatakan bahan bakar ini bisa menjadi solusi baru yang membuat tarikan mesin ringan. Sesuai dengan namanya lite-kan ringan, dan menurutDireksi Pertamina, Pertalite ini kualitasnya lebih bagus, tarikan mesin lebih ringan, lebih bersih, dan lebih murah daripada Pertamax RON 92.Suzuki: Hilangnya Premium Itu Bagus Buat Kedepannya
Pertamina berencana akan menghilangkan bahan bakar Premium Ron 88 bulan depan, dan akan menggantinya dengan Ron 91 atau 92 yang disapa Pertalite. Dan Suzuki mobil menyambut positif langkah pemerintah ini.
Seperti yang disampaikan 4W Deputy Managing Director PT SIS, Davy J Tuilan, saat dihubungi detikOto, Kamis (16/4/2015).
"Hilangnya Premium (Ron 88)? Itu Bagus buat kedepannya (untuk masa mendatang-Red). Dengan program ini, income Pertamina ini bisa lebih besar, sehingga bisa menabung lebih besar, dan ini bisa menggerakkan perekonomian. Seperti langkah BBM yang kemarin, bisa di saving untuk pembangunan," kata Davy.
Davy juga menjelaskan, akan banyak dampak positif dengan digantinya Premium (Ron 88) dengan Pertalite (Ron 91/92).
"Berarti orang sudah mulai belajar dengan kebijakan Pertamax kemarin. Terlebih harga yang ditawarkan lebih murah (dibandingkan Pertamax-Red)," tambahnya.
Dalam pemberitaan detikOto sebelumnya pengusaha SPBU yang diwakili Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Eri Purnomohadi. Sudah mengetahui rencana PT Pertamina (Persero) menghapus bensin premium secara bertahap, dan menggantinya dengan bensin baru yang Pertalite.
Dirinya juga mengatakan bahan bakar ini bisa menjadi solusi baru yang membuat tarikan mesin ringan. Sesuai dengan namanya lite-kan ringan, dan menurutDireksi Pertamina, Pertalite ini kualitasnya lebih bagus, tarikan mesin lebih ringan, lebih bersih, dan lebih murah daripada Pertamax RON 92.
(lth/ady)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun