βSaya melihat potensi pasar yang besar di Indonesia merata di hampir semua kota besar Indonesia. Sehingga, tidak salah jika Aston Martin di Indonesia menyasar mereka,β tutur Dealership Development, Aston Martin Asia-Pacific, Nancy Chen saat ditemui di sela peluncuran sejumlah model dan peresmian Aston Martin Jakarta, di sebuah pusat perbelanjaan mewah di kawasan Senayan.
Menurut Nancy, pertumbuhan ekonomi Indonesia telah melahirkan konsumen dengan daya beli yang sangat tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βApalagi, saya melihat selera orang Indonesia terhadap kendaraan premium juga tinggi. Hampir semua merek mewah hadir di sini,β ucapnya.
Pernyataan serupa diungkapkan Chief Executive Officer Aston Martin Indonesia Joerg Kelling. βSaya rasa, di kota-kota besar lainnya, di luar Jakarta, potensinya juga tak kalah besar,β ucapnya.
Bahkan tidak menutup kemungkinan pihaknya membuka diler baru di luar Jakarta. Namun hal itu tergantung permintaan."Mungkin ke depannya kami bisa saja buka diler selain di Jakarta, tergantung permintaan," jelas Joerg.
Oleh karena itu, dalam waktu dekat, Aston Martin akan melakukan serangkaian promosi ke kota-kota besar lain di Indonesia. Surabaya, Bandung, dan Yogyakarta, bakal disambangi.
Selama ini, sebelum Aston Martin Jakarta berdiri, pemasaran Aston Martin di Indonesia, sejak 10 tahun lalu melalui importir umum.
Saat ini, menurut Kelling, tak kurang dari 40 unit Aston Martin berseliweran di jalanan Indonesia dengan varian terbanyak Aston Martin DB9, DBX, serta Aston Martin Rapide S.
Sementara Nancy Chen mengatakan, Aston Martin Jakarta, yang kemarin resmi diresmikan, merupakan diler ke-12 di Asia Pasifik.
(arf/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau