Garansindo pertama kali merilis mobil-mobil Jeep, Dodge, dan Chrysler tahun 2010 lalu. Menurut CEO PT Garansindo Inter Global Muhammad Al Abdullah, merek Jeep saat itu adalah merek yang sakit. Penjualannya melempem.
Namun di tangan Garansindo, merek mobil Jeep pelan-pelan bangkit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan jika melihat tahun lalu, saat kenaikan pajak sangat tinggi mencapai 125 persen, mobil Jeep tetap diminati. Tahun 2014 lalu mobil Jeep terjual sebanyak 1.065 unit. Penjualan mobil Jeep pun menopang penjualan Garansindo yang mencapai total 1.614 unit.
Untuk mengantisipasi kenaikan pajak mobil di atas 3.000 cc, Jeep kini memiliki kapasitas mesin yang lebih rendah, 3.000 cc.
Foto: Jeep Luncurkan Wrangler 3.000 cc
“Dengan adanya mesin 3.000 cc untuk Jeep, selain bisa bersaing dengan lebih kompetitif dari harga karena PPnBM yang lebih murah, ternyata telah membuka atau menambah segmen market baru, yaitu orang-orang kaya yang sebelumnya enggan membeli Jeep karena kuatir boros dengan mesin besar. Sekarang dengan mesin 3.000 cc yang lebih irit dan efisien, mereka jadi beli,” ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina