Akibatnya stok mobil di diler pada Januari lalu naik 54 persen menjadi 36.576 unit dibandingkan Desember 2014 lalu sebesar 23.630 unit.
Menanggapi hal itu, Vice President PT Toyota-Astra Motor (TAM) Suparno Djasmin mengatakan, pihaknya lebih memilih mengikuti dinamika pasar dengan mempertahankan keseimbangan supply dan demand agar tingkat efisiensi tetap tercapai sehingga alokasi biaya untuk pelayanan konsumen tetap bisa dipertahankan pada posisi optimal," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal senada juga pernah diungkapkan oleh Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra kepada detikOto beberapa waktu lalu. Menurutnya, sampai saat ini pasar terlihat masih lesu.
"Kami selalu mengatur volume produksi per tipe. Jika pasr turun atau permintaan menurun, jadi produksinya dikurangi atau disesuaikan dengan kondisi pasar. Kami tetap berjualan secara sehat sehingga tidak terjadi penumpukan mobil di diler-diler," ungkap Amel.
(ady/ady)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek