Seperti dilansir Autoguide, Jumat (20/2/2015), Konsep Chevy Bolt telah dikritik karena memiliki nama yang terdengar mirip dengan Chevy Volt. Karenanya, manajemen GM sedang berpikir untuk mengubah nama mobil listrik tersebut.
"Beberapa orang berpikir nama itu membingungkan. Kami masih dalam tahap keputusan. Ini bisa menjadi lebih baik," kata Presiden GM Amerika Utara Alan Batey.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil ini akan bersaing dengan Tesla Model III yang sedang dipersiapkan. Tesla Model III itu ditargetkan bisa menjangkau jarak di kisaran 321 km juga.
Chevrolet Bolt direncanakan bakal digarap GM pada Oktober 2016. Mobil listrik seharga US$ 30.000 (Rp 378 jutaan) ini akan diproduksi di sebuah pabrik mobil kecil di sebelah utara Detroit.
Batey mengatakan, GM masih memiliki waktu untuk memutuskan perubahan nama. Bolt diprediksi mulai dijual pada tahun 2017 mendatang.
(rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun