"Porsi konsumen usia seperti itu, yang terbanyak atau mayoritas," tutur Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia, Astrid Ariani Wijana, di Jakarta, Kamis (5/2/2015).
Namun, Astrid menegaskan, pihaknya tidak pernah memberikan batasan segmen pasar yang dibidik berdasar usia. Namun, fakta di pasarlah yang membuktikan bahwa peminat terbesar All New Mazda 2 itu berusia pada rentang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, meski hatchback bermesin 1.500 cc tersebut memiliki gaya desain urban dan dinamis, dan banyak yang menilai sebagai kendaraan orang muda, namun tak sedikit pula konsumen berusia di atas 40 tahun yang membelinya.
"Karena dalam memilih mobil itu juga tidak terlepas dari selera, atau passion. Jadi kita tidak bisa membatasi," paparnya.
Dan yang pasti, lanjut Astrid, dalam merdesain dan memproduksi mobil, Mazda memiliki filosofi Jinba-Ittai, artinya antara mobil dan penggunanya adalah satu kesatuan. Artinya, mobil bukanlah sekadar sarana transportasi bagi seseorang untuk mebawanya dari satu ke tempat lainnya.
"Tetapi mobil juga harus menjadi bagian dari gaya hidup atau bahkan dari para penggunanya," ucapnya.
Oleh karena itu, baik teknologi maupun fitur pendukung kenyamanan dan keamanan yang ada di mobil Mazda, termasuk Mazda 2, dirancang untuk mewujudkan filosofi tersebut.
Oleh karena itu, Astrid menilai wajar jika konsumen dari berbagai latar belakang usia yang berminat untuk membeli All New Mazda 2. Mereka tak hanya bermukim di kota-kota besar, tetapi juga kota-kota lainnya.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pasutri Ngerokok di Motor sambil Bawa Bayi-Ditegur Ngamuk, Endingnya Begini
Mobil China Bikin Mata Konsumen Indonesia Jadi Terbuka
Kenapa Pemotor yang Ngerokok Susah Dibilangin?