Bau Mobil Baru Dibenci Orang

Bau Mobil Baru Dibenci Orang

- detikOto
Selasa, 03 Feb 2015 11:03 WIB
Bau Mobil Baru Dibenci Orang
Interior mobil Lincoln
Beijing -

Pada umumnya, calon pembeli mobil menyukai bau mobil baru yang akan dibelinya, aroma khas plastik, lembaran kulit, dan lem mobil baru bagi mereka memberikan sensasi tersendiri. Namun, tak demikian dengan rata-rata konsumen di Tiongkok, mereka membencinya.

Seperti dilansir The Detroit News, Selasa (3/2/2015), adalah Lincoln--salah satu divisi mobil mewah Ford--di Negeri Tirai Bambu itu yang memiliki pengalaman seperti itu.

β€œMereka tidak suka dengan bebauan itu. Kami telah melakukan upaya untuk menangani materi yang menimbulkan bau itu,” tutur Kumar Galhotra, Presiden Lincoln Tiongkok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat fakta seperti itu, Lincoln, pun mencari strategi baru agar calon pembeli tidak antipati dengan Lincoln dan sudi bertandang ke diler. Salah satu cara yang digunakan adalah, menempatkan tabung berisi karbon penyerap bau pada setiap sudut mobil baru, sebelum dibawa oleh kapal dari Amerika ke Tiongkok.

Cara itu cukup cespleng. Aroma khas lem, plasik, dan lembaran kulit di kabin telah lenyap begitu kiriman mobil baru itu tiba di pelabuhan tujuan. Sehingga, saat di diler, jejak bebauan sudah sirna.

Meski begitu, para pengelola diler Lincoln – yang di Tiongkok jumlahnya 9 diler – juga menggunakan jurus lain. Mereka menyediakan televisi LED Interaktif di ruang tamu. Melalui televisi itu konsumen bisa melihat mobil bagian demi bagian mulai dari roda hingga fitur di kabin.

Mereka juga bisa menanyakan langsung ke petugas soal bagian mobil yang lebih detail lagi. Bahkan, jika mereka ingin mengetahui proses perakitan mobil, tayangan kronologi produksi pun tersedia.

Tak hanya itu. Jika calon pembeli terburu-buru dan ingin segera meninggalkan diler, mereka masih bisa melihat mobil idamannya di rumah. Sebab, Lincoln memberikan password akses ke tayangan video itu.

"Kami mendapatkan masukan dari semua pelanggan kami di Tiongkok, tentang hal itu. Dan kami memastikan semua kebutuhan mereka terpenuhi," kata Galhotra.

"Semua hal-hal kecil yang benar-benar yang sangat diperhatikan pelanggan, itu sangat baik,” ucapnya.

Strategi itulah yang dinamai β€˜The Lincoln Way’. Hasilnya memang tokcer, terbukti tahun lalu penjualan Lincoln di negeri itu tumbuh 16 persen dan menjadi penjualan terbaik sejak 2008.

(arf/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads