Seperti dilansir laman CNN, Jumat (23/1/2015), pabrikan asal Detroit, Amerika Serikat, itu mengatakan, persaingan teknologi otomotif akan semakin kompleks. Sementara, semua teknologi anyar itu berbasis pada komputer.
Salah satu ajang persaingan teknologi mobil itu aadalah konektivitas dan perintah suara. Kini, Ford tengah berikhtiar keras untuk terus melakukan penyempurnaan terhadap dua teknologi yang telah digunakannya di beberapa model Ford itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ford berniat merekrut 125 orang peneliti, insinyur, dan ilmuwan untuk bekerja di pusat penelitiannya yang berada di Palo Alto, pada khir tahun ini.
Produsen mobil itu juga akan menggandeng Stanford University β sebuah universitas yang juga berada di Palo Alto β dalam melakukan penelitian dan pengembangan teknologi itu.
Sejatinya, Ford telah memiliki kantor kecil di Palo Alto sejak 2012 lalu. Begitu pun dengan pabrikan kondang lainnya seperti General Motors, Tesla, Nissan, Honda, Volkswagen dan lain-lain juga telah memiliki lembaga Riset dan Pengembangan di Palo Alto.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit